ActiveX DLL Sebagai Tier Proses Bisnis

2. Tier Bisnis Proses (Business Process Layer)
Pada bab terdahulu saya telah menjelaskan bagaimana ActiveX OCX yang dibuat dengan Visual Basic dipergunakan sebagai pembangun User Interface (Tier Presentasi).
Sekarang saya akan menjelaskan ActiveX DLL yang dibuat dengan Visual Basic dipergunakan sebagai Tier Proses Bisnis.

COM (Componen Object Model) ActiveX DLL
Tanpa disadari kita talah memakai COM ini pada pembuatan buku tamu dengan VBScript terdahulu. Lihat kode di bawah ini:

set oConn = Server.CreateObject(“ADODB.Connection”)      

Kode di atas adalah contoh pemakain COM /ActiveX DLL bawaan Microsoft ADOX.
Sebagai pengembang aplikasi, kita dapat membuat sendiri COM tersebut dengan Visual Basic. Pengolahan data pada aplikasi WEB dapat dilakukan dengan script yang ditulis pada halaman ASP atau pun pada komponen COM yang dibuat dengan Visual Basic sebagai ActiveX DLL yang didaftarkan pada Server.

Mengapa harus membuat sendiri COM ActiveX DLL?
Keuntungan terbesar membuat COM ActiveX DLL adalah kode COM tersebut dapat dipergunakan kembali.
Singkatnya keuntungan-keuntungan yang diperoleh dari pembuatan COM DLL adalah:
1. Pembungkusan Logika Bisnis (Encapsulation) 2 Kode Modular yang dapat digunakan kembali
3. Pemisahan lapisan-lapisan aplikasi secara efisien
4. Transaksi terdistribusi dan pemrosesan lintas komputer
5. Menjadikan halaman ASP berjalan lebih cepat

Okelah saya akan menjelaskan masing-masing point di atas satu persatu:

1. Pembungkusan Logika Bisnis (Encapsulation)
Satu alasan mengapa menggunakan komponen COM adalah untuk melakukan pembungkusan logika bisnis. Aplikasi selalu berinteraksi dengan pemakainya, menampakkan antar mukanya (User Interface) dan menerima Input dari pamakai. Masukan data tadi disahkan oleh logika bisnis yang terdapat pada komponen COM.

2. Kode Modular yang dapat digunakan kembali
Seni dari pembuatan komponen COM adalah sekali komponen dibuat, komponen tersebut dapat dipergunakan kembali pada aplikasi-aplikasi lain.
Singkatnya sekali komponen COM dibuat, komponen COM tersebut dapat dipergunakan kembali untuk antar muka / User Interface uang dibuat dengan Visual Basic, ActiveX OCX, Visual Foxpro ataupun dengan Active Server Page dengan VBScript maupun Jscript pada Internet Explorer.

3. Pemisahan lapisan-lapisan aplikasi secara efisien
Komponen COM sebagai Logika bisnis dapat dibagi menjadi bisnis service dan data service.
Bisnis Service berperan memvalidasi pemakai, melakukan transaksi penjualan, memproses kartu kredit dan lain-lain.
Data Service berhubungan langsung dengan Basis Data (Database) antara lain: membuka hubungan (connection), mengambil data (retrieve), menambah atau memodifikasi data dan sebagainya. Dengan pemisahan data Service ini, kita dapat bertukar-tukar database dengan mudah tanpa harus memodifikasi semua aplikasi yang kita bangun. Misal jika anda telah membuat aplikasi dengan database SQL Server, lalu tiba-tiba anda punya niat mengganti database anda dengan Oracle atau Sybase, cukup hanya memodifikasi komponen COM yang berhubungan dengan data Service ini saja.

4. Transaksi Terdistribusi dan Pemrosesan Lintas Komputer
Sekali Komponen COM didaftarkan (diregister) pada satu komputer, COM tersebut dapat diakses dari komputer lain. Distribute COM (DCOM) adalah teknologi yang memungkinkan hal ini dilakukan. Pada Windows 2000 server, layanan ini merupakan layanan bawaan yang dapat di install.

5. Menjadikan halaman ASP berjalan lebih cepat
Komponen COM yang mengandung kode ASP didalamnya berjalan lebih cepat dari pada kode yang dijalankan pada halaman ASP biasa. Hal ini disebabkan karena halaman ASP diproses secara interpreter baris demi baris setiap kali halaman ASP tersebut dijalankan. Sedangkan komponen COM adalah kode yang sudah di kompile yang tentunya berjalan lebih cepat.
Sekarang Mari Kita Coba Membuat Komponen COM yang didalamnya terdapat kode ASP.
Skenario yang akan dijalankan oleh komponen COM DLL ini adalah menuliskan kode VBScript (Client Script) pada Browser.
Jadi jika dijalankan pada halaman ASP, secara otomatis Browser akan menampilkan pesan.
Jika dibuat dengan ASP biasa kira-kira seperti ini:

<%
   Response.Write "<script Language=VBS>" & vbCrLf  
   Response.Write "sub window_onload" & vbCrLf
   Response.Write "Msgbox " & Chr(34) & _
    "Pesan dari ActiveX DLL...!!!" & Chr(34) & vbCrLf 
   Response.Write "end sub" & vbCrLf
   Response.Write "</script>"
%>

Jika dijalankan pada browser, browser akan menampilkan pesan ketika membuka halaman asp tersebut.
Coba perhatikan kode di atas cukup singkat bukan. Lain halnya dengan kode komponen COM DLL kita, bisa jadi panjang.

Oke sekarang kita mulai membuat komponen COM DLL yang akan menjalankan perintah yang sama dengan kode ASP di atas.

Buka Visual Basic, lalu pilih Project ActiveX DLL. Lihat gambar klik di sini klik tombol open.
Lihat layar berikut (klik di sini).
Karena kita akan memasukkan kode ASP pada project VB kita, maka kita harus merefrence VB ke ASP caranya: klik Project – Reference – Pilih Microsoft Active Server Pages Object Library lihat gambar (klik di sini). Klik OK Sekarang kita bisa membuat Script dari dalam VB Ketik kode-kode di bawah ini:

Option Explicit
Private oApplication As Application
Private oRequest As Request
Private oResponse As Response
Private oServer As Server
Private oSession As Session
Private oPage As Object

Public Sub OnStartPage(oSC As ScriptingContext)
  Set oApplication = oSC.Application
  Set oRequest = oSC.Request
  Set oResponse = oSC.Response
  Set oSession = oSC.Session
End Sub

Public Sub OnEndPage()
  Set oApplication = Nothing
  Set oRequest = Nothing
  Set oResponse = Nothing
  Set oSession = Nothing
End Sub

Public Sub WriteData(Page As Object)
  oResponse.Write " <SCRIPT language=VBS>" & vbCrLf   
  oResponse.Write "sub window_onload" & vbCrLf 
  oResponse.Write "Msgbox " & Chr(34) & "Pesan dari ActiveX DLL...!!!" & Chr(34) & vbCrLf 

  oResponse.Write "end sub" & vbCrLf
  oResponse.Write "</SCRIPT> "
End Sub

Setelah semua kode selesai lalu buat jadi file ActiveX DLL.
Caranya: Klik File – Make Project1.DLL Lihar gambar (klik di sini) Pekerjaan kita tadi akan menghasilkan file Project1.DLL.

Membuat Komponen COM DLL telah selesai. Sekarang kita akan menggunakannya dari halaman ASP.
Agar dapat diakses dari halaman ASP, kita harus mendaftarkan (register) file Project1.DLL pada WEB server.
Caranya: Cari file regsvr32.exe lalu ketik regsvr32 Project1.DLL lalu tekan enter
setelah sukses didaftarkan, kita siap memakai file ini pada halaman ASP.
Cara memakai Komponen yang telah didaftarkan tadi di halaman ASP adalah sbb:

<% 
   Dim oVBASP
   Set oVBASP = Server.CreateObject “Project1.Class1”)  
   oVBASP.WriteData
%>

Kode tersebut jika dijalankan hasilnya akan sama dengan halaman ASP kita yang pertama tadi. Hasilnya Browser menampilkan pesan berupaMsgbox. Jika memakai halaman ASP biasa lebih mudah mengapa repot-repot membuat Komponen ActiveX DLL yang rumit? Jawabannya mungkin sudah terjawab oleh uraian-uraian di atas tadi. Yang pasti kerahasian kode kita sudah pasti terjaga dan jalannyapun pasti lebih cepat dari halaman ASP biasa. Selamat mencoba!


Kembali      Daftar Isi